Kapal di Museum

\

Banyak museum di Indonesia yang menampilkan kapal atau perahu, baik dalam ukuran sebenarnya (kapal betulan), atau miniatur. Alat transportasi air ini ditampilkan dalam berbagai konteks, antara lain untuk menunjukkan kita sebagai bangsa bahari (dengan berbagai bentuk kapal atau perahu yang dimiliki), atau menunjukkan hubungan internasional, terutama dalam hal perdagangan.

Museum Sonobudoyo Yogyakarta memiliki beberapa miniatur perahu, yang berasal dari etnis Jawa-Madura.

Miniatur perahu layar di Museum Sonobudoyo, dipamerkan dalam konteks mata pencaharian masyarakat Jawa, yaitu bahari dan petani.
Miniatur perahu Lis Alis dari Madura di Museum Sonobudoyo, dalam pameran Beyond Border.

Kisah perahu dan perdagangan ditampilkan di Rumah Atsiri. Perahu atau kapal ini model Eropa, dengan tiga tiang layar dan terdapat patung di buritan. Dengan didukung persebaran pusat-pusat rempah di Indonesia di masa lampau, kapal ini berada dalam konteks perdagangan.

Miniatur kapal VOC di Rumah Atsiri.
Miniatur kapal uap di Museum Muhammadiyah, Yogyakarta.

Berbeda dari itu, Museum Muhammadiyah menampilkan miniatur kapal uap yang dinarasikan sebagai alat transportasi yang digunakan oleh Kyai Ahmad Dahlan muda dalam perjalanan menuju Makkah.

Lihat juga