Baru tahu jika Kompas Minggu edisi cetak mulai hari ini tidak lagi dihadirkan. Versi digital memang tetap ada.
Koran minggu biasanya berisi artikel-artikel yang lebih santai dengan artikel-artikel yang menjauhi berita akan hiruk pikuk dunia. Sastra, humor, mode, masakan, konten-konten yang menjadi oase sambil berakhir pekan di rumah bersama keluarga.
Saat masih rajin membeli koran, edisi minggu merupakan buruan. Zaman SMP dahulu saya rela jalan kaki satu kilometer untuk membeli edisi minggu dari koran Suara Merdeka, yang bernama Minggu Ini. Di puncak “kejayaan” koran cetak, di sekitar tahun 2000, saya dan almarhum Didik, membeli tidak kurang dari tiga koran edisi minggu: Kompas, Republika, Koran Tempo.
Berkurangnya koran minggu mungkin terkait dengan perubahan gaya hidup. Di hari minggu tidak banyak lagi yang duduk-duduk di rumah sambil membaca koran. Hari minggu tidak lagi diisi dengan kegiatan santai di rumah, atau memang tidak bisa santai lagi.