Jamu
Apakah dahulu sesuguhan untuk menjamu para tetamu itu adalah “jamu” dalam arti cairan herbal dengan aroma dan rasa spesifik, mungkin seperti jamu yang dijual keliling oleh mbok dan mbak jamu?
Berbagai hal tentang kebahasaan, dari seorang pengguna bahasa.
Apakah dahulu sesuguhan untuk menjamu para tetamu itu adalah “jamu” dalam arti cairan herbal dengan aroma dan rasa spesifik, mungkin seperti jamu yang dijual keliling oleh mbok dan mbak jamu?
Sangat banyak toponim yang sama di dunia ini. Dalam lingkup yang agak sempit, kita bisa mengenali ada beberapa nama lokasi yang sama di sekitar kita. Nama-nama sama tersebut bukan berarti “artinya” sama.
Beberapa toponim sulit dipahami hanya dari nama tempat secara sendiri atau tunggal dan lebih mudah jika dihubungkan dengan toponim lain.
Toponim kita memang banyak mengambil nama pohon yang mungkin dulu tumpuh di tempat tersebut. Nama pohon itu kemudian digunakan untuk membentuk kata jadian sebagai toponim. Pohon “lo” termasuk produktif digunakan.