Pameran Museum dan Edukasi
Dalam pameran, objek yang dasarnya bersifat bisu, diterjemahkan sehingga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dipahami, ditafsirkan, dan dialami oleh pengunjung.
Museum adalah lembaga atau tempat untuk menyimpan, mengkaji, serta memamerkan objek bendawi. Tulisan-tulisan berikut ini terkait berbagai hal tentang permuseuman, baik teoretik, praktik, maupun peristiwa.
Dalam pameran, objek yang dasarnya bersifat bisu, diterjemahkan sehingga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dipahami, ditafsirkan, dan dialami oleh pengunjung.
Dari dalam vitrin, sebenarnya objek tetap menjadi bagian dari budaya, masih memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kehidupan masa sekarang.
Objek dalam ruang pamer memang benda mati, tetapi memiliki sejarah dan makna yang kebanyakan tidak terlihat secara langsung. Akibatnya, objek sering berhenti sebagai benda, dan bukan cerita. Kurator berkewajiban menghidupkan objek di pameran sehingga dapat bercerita dan terlibat dalam konteks sistem barunya.
Dalam konteks pendidikan sejarah, museum memiliki peran strategis karena koleksinya merupakan sumber otentik yang dapat dijadikan dasar kajian akademik maupun pembelajaran publik.