Arkeologi Islam
Salah satu pembidangan dalam khazanah arkeologi di Indonesia adalah Arkeologi Islam. Bidang ini merupakan hasil dari pembabakan perkembangan kebudayaan Indonesia berdasar benda materi yang ditinggalkan.
Salah satu pembidangan dalam khazanah arkeologi di Indonesia adalah Arkeologi Islam. Bidang ini merupakan hasil dari pembabakan perkembangan kebudayaan Indonesia berdasar benda materi yang ditinggalkan.
Tahun bukan hanya deretan angka, namun mengingat tahun adalah juga mengenang peristiwa. Kita mencatat peristiwa dengan angka tahun, untuk membentuk tonggak-tonggak dalam kehidupan. Ingatan itu tidak saja berguna bagi pelakunya, tetapi juga untuk orang lain bahkan generasi berikut melewati waktu.
Saat waktu tidak dianggap hanya siklis, berputar dan berulang, sejarah kemudian dicatat. Waktu yang linear, berjalan ke depan, membuat padanya ditempatkan noktah-noktah penanda zaman.Masyarakat Jawa mengenal sengkalan sebagai salah satu penanda zaman.
Di Indonesia, masalah seksualitas dalam sudah muncul pada kajian para arkeolog setelah kemerdekaan, seperti Bernet Kempers dan Satyawati Sulaiman. Barbara Voss (2008) memberikan kerangka bagi arkeologi untuk mengkaji seksualitas.