Pameran Museum dan Edukasi
Dalam pameran, objek yang dasarnya bersifat bisu, diterjemahkan sehingga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dipahami, ditafsirkan, dan dialami oleh pengunjung.
Dalam pameran, objek yang dasarnya bersifat bisu, diterjemahkan sehingga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dipahami, ditafsirkan, dan dialami oleh pengunjung.
Museum menyediakan pengayaan materi dan memberikan pengalaman kepada siswa untuk bertemu langsung dengan objek-objek kajian ilmiah, estetika, budaya, maupun sejarah.
Tidak mudah mendayagunakan media sosial di lingkungan museum. Perlu SDM yang cukup dan handal untuk melakukannya.
Museum melakukan riset atas berbagai makna yang kemudian disampaikan kepada masyarakat dengan berbagai cara, terutama pameran. Guru sebagai pengguna museum dapat mencari hasil riset tersebut untuk disampaikan kepada murid-muridnya.