Hepi Milad!
Terdapat kecenderungan menggunakan frasa “selamat milad” di jejaring sosial sebagai pengganti “selamat ulang tahun”.
Hari tentu tidak hanya meluncur bergantian secara siklis. Sebagai penanda waktu, beberapa hari (atau tanggal) menjadi penting karena bertepatan dengan peristiwa tertentu, yang sebagian diulang pada tahun-tahun berikutnya secara berkala dalam bentuk peringatan dan merayakannya. Peringatan itu adalah upaya penghadiran kembali peristiwa di masa lampau untuk tujuan tertentu.
Terdapat kecenderungan menggunakan frasa “selamat milad” di jejaring sosial sebagai pengganti “selamat ulang tahun”.
Beragam cara digunakan untuk menyambut 1 Suro, terutama dengan cara-cara penuh prihatin dan kontemplasi. Banyak orang akan berjalan mengitari benteng kraton Yogyakarta tengah malam ini, kegiatan yang dikenal dengan tapa bisu mubeng beteng. Bukan dengan pawai atau karnaval yang meriah, berbicara saja mereka tidak berniat melakukan.
Entah kenapa profesi guru sekarang ditengarai menjadi tidak populer lagi. Mungkin karena sekolah negeri banyak yang tutup, atau barangkali guru memang tidak ‘berbakat’ untuk mereproduksi dirinya sendiri. Ia bertugas mengantarkan anak didiknya ke jenjang yang lebih tinggi, ke kehidupan yang lebih baik daripada dirinya. Mulia.