Gender (Warung) Makanan
Nama-nama warung memperlihatkan jender dalam makanan, atau berwiraswasta makanan.
“Benda” yang kita makan atau konsumsi, sebagai produk dari kuliner, yaitu praktik tradisi dan budaya tentang makanan.
Nama-nama warung memperlihatkan jender dalam makanan, atau berwiraswasta makanan.
Nusantara memiliki beragam kosa kata tentang kuliner dari sekian ratus sukubangsa. Koleksi kosa kata ini dapat digunakan untuk mengembangkan kuliner kita. Kosa kata itu terentang mulai dari bahan, peralatan, tatacara penyiapan/pengolahan, penyajian, serta tata cara dalam makan.
Jika kita pergi ke warung tenda seperti yang banyak berjejer di seputaran kampus UGM, selain terdapat soto ayam dan soto babat, kita akan menemui kategori ketiga: sup kaki.
Kita tidak heran lagi mendengar banyak berita tentang kelaparan. Tetapi, berita ini sungguh mencengangkan: ternyata kita membuang-buang separuh dari produksi makanan kita!