Pameran Museum dan Edukasi
Dalam pameran, objek yang dasarnya bersifat bisu, diterjemahkan sehingga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dipahami, ditafsirkan, dan dialami oleh pengunjung.
Dalam pameran, objek yang dasarnya bersifat bisu, diterjemahkan sehingga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dipahami, ditafsirkan, dan dialami oleh pengunjung.
Objek dalam ruang pamer memang benda mati, tetapi memiliki sejarah dan makna yang kebanyakan tidak terlihat secara langsung. Akibatnya, objek sering berhenti sebagai benda, dan bukan cerita. Kurator berkewajiban menghidupkan objek di pameran sehingga dapat bercerita dan terlibat dalam konteks sistem barunya.
Pameran perlu dibenahi secara berkala, agar museum menjadi relevan, menarik pengunjung, serta pada gilirannya dapat mencapai tujuan yang digariskan.
Terdapat satu objek di beberapa museum yaitu papan kayu dengan torehan berupa geometrik kotak-kotak, titik, dan beberapa lainnya. Di Museum Sonobudoyo objek ini disebut kalamudheng.