Lo
Toponim kita memang banyak mengambil nama pohon yang mungkin dulu tumpuh di tempat tersebut. Nama pohon itu kemudian digunakan untuk membentuk kata jadian sebagai toponim. Pohon “lo” termasuk produktif digunakan.
Toponim, atau toponimi, adalah penamaan tempat seperti kampung, bentukan alam seperti danau, sungai … Penamaan ini sebagian besar menjadi misteri karena umumnya telah berlangsung pada kurun yang lama dan berubah sepanjang perjalanan sejarahnya. Kita tidak tahu persis mengapa suatu kampung dinamakan demikian.
Toponim kita memang banyak mengambil nama pohon yang mungkin dulu tumpuh di tempat tersebut. Nama pohon itu kemudian digunakan untuk membentuk kata jadian sebagai toponim. Pohon “lo” termasuk produktif digunakan.
Berbagai disiplin dan lembaga berkepentingan dengan toponim, baik untuk keperluan akademik maupun keperluan yang bersifat praktis dan kebijakan. Sinergi di antara para pemangku kepentingan diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih dan dapat saling membantu dengan kewenangan dan kapasitas masing-masing.
Setidaknya, sehari dua kali saya melintasi Pasar Paseban. Di pagi hari, saya melintas sewaktu pergi ke kompleks UI di dekatnya dan sore hari melintas lagi ketika pulang.