Apel (tak selalu) Malang
Apel tidak hanya berarti buah yang sangat populer itu. Mulai dari komputer hingga korupsi menggunakan apel sebagai simbol.
Apel tidak hanya berarti buah yang sangat populer itu. Mulai dari komputer hingga korupsi menggunakan apel sebagai simbol.
Dan mungkin karena sifat alami suatu game, yaitu bersaing, berhadapan, dan bersaingan, cukup menarik dan ‘memuaskan dahaga’, maka kelihatannya semua ingin berpartisipasi dalam permainan itu.
Saya teringat warung-warung soto yang banyak terdapat di Yogyakarta dan Solo. Di dindingnya selalu terpasang banyak kalender hingga tidak ada tempat tersisa. Jumlah kalender tersebut dapat mencapai puluhan dan semua masih aktif.
Goreng, bacem, bacem goreng, besengek, sambel tempe, sambel tumpang, kering tempe … Tempe nyaris kedaluwarsa, semangit, justru menambah rasa.